Rabu, 30 Juni 2021

Ini Yang Kemungkinan Terjadi Jika 5G Sudah Digunakan di Inidonesia


Tekologi 5G digadang-gadang memiliki kecepatan 10 sampai 100 kali lipat dari kecepatan konektifitas 4G. Lalu apa yang akan terjadi jika Indonesia sudah menggunakan teknologi ini? Mulai kebayang dong kalau teknologi 5G ini sudah bisa digunakan masyarakat umum. Hal Klise seperti alasan jaringan lemot mungkin tidak akan berguna lagi sebagai alasan ketika virtual meeting dilaksanakan. hehehe

  




Jika teknologi 5G ini sudah bisa diimplementasikan, semua hal yang membutuhkan jaringan internet berjalan lebih cepat bisa tercapai. selain kecepatannya yang super kencang, jangkauan 5G juga disebut-sebut lebih luas dari WiFi. Dengan beitu  tentunya kebutuhan perangkat juga bakal lebih sedikit. Lalu, seberapa bermanfaatnya teknologi jaringan 5G dalam kehidupanmu nanti?

 

1. Berkembangnya Teknologi Internet of Things (IoT)

 

(IoT) Internet of Things adalah teknologi yang memungkinan beberapa perangkat saling terhubung serta bisa diakses dari jarak jauh dengan memanfaatkan jaringan internet. Hadirnya teknologi 5G bisa membuat teknologi wireless  yang diusung IoT makin berkembang. Kedepannya. Dengan kombinasi 5G dan IoT dapat menciptakan berbagai kemajuan tekknologi yang selama ini belum optimal dengan 4G.

 

2. Transformasi pada Virtual Reality dan Argumented Reality

 

Argumented Reality (AR) maupun Virtual Reality (VR) saat ini sudah banyak digunakan di masyarakat. VR viasanya digunakan untuk efek maupun filter kamera pada Smartphohe, sedangkan AR biasa digunakan pada game online.

 

Dengan adanya teknologi 5G tentu akan memberikan banyak peningkatan dan makin menarik karena kecepatan yang tinggi dan latensinya yang rendah hingga 2 milidetik memberikan hasil yang lebih realtime. Resolusi yang tinggi menjadi hal yang tidak mustahil dalam perkembangannya.

 

3. Pemantauan Lalu Lintas lebih jelas.

 

Sepertinya bukan hal yang mustahil jika nantinya pengawasan CCTV menggunakan kualitas gambar HD. Teknologi 5G dapat membantu mempercepat pemindaian objek seperti plat nomor hingga wajah pengendara.  

 

Bagaimana kesiapan saat ini untuk penggunaan teknologi 5G

 

Jika manfaat dari teknologi 5G ini cukup besar, bagaimana kesiapan Indonesia dalam mengimplementasikan penggunaan 5G di Indonesia? Beberapa waktu lalu saya berkesempatan untuk mengikuti kegiatan webinar dari Kominfo bersama Smartfren guna melakukan uji coba 5G. Ini adalah tahap kedua pengujian 5G. Uji coba ini ditujukan untuk memperlihatkan kinerja dan kemampuan teknologi telekomunikasi terbaru.  beberapa hal yang dilakukan dalam ujicoba kali ini memperlihatkan skenario penerapan teknologi 5G pada berbagai variasi perangkat. beberapa diantaranya ada modem WiFi (MiFi), perangkat Virtual Reality dan Argumented Reality.

 






Mulyadi, ST., MT.,Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika, Kominfo dalam pembukaannya pada 17 Juni 2021 mengatakan “Hasil uji coba ini tentu saja kita tunggu bersama, karena kita ingin melihat seberapa efektif penggunaan frekuensi tinggi untuk layanan 5G sehingga kita bisa mereview merencanakan kembali bagaimana pita frekuensi tinggi ini digunakan untuk layanan 5G di masa depan. Di samping untuk melihat efektivitas penggunaan frekuensi tinggi untuk layanan 5G, pemerintah juga berharap uji coba ini dapat dilaksanakan untuk mendorong inisiatif ekosistem baru, use case baru, atau aplikasi layanan baru yang bisa digunakan di layanan 5G.”

 

Tentu kita berharap kebermanfaatan pada jaringan 5G jika akan digunakan. Kita sebagai generasi muda perlu mempersiapkan diri tentang pemanfaatan teknologi 5G ini. Dalam webinar kemarin President Director Smartfren, Merza Fachys mengatakan, “Kehadiran 5G bisa dipastikan akan menjadi game-changer untuk industri telekomunikasi di Indonesia. Setelahs ebelumnya kami sukses memperlihatkan skenario 5G untuk industri, kali ini kami ingin memperlihatkan skenario 5G di sisi penggunaan yang lebih variatif dan luas. Semoga pengujian ini bisa memberikan gambaran yang jelas, bahwa saat implementasi 5G dilakukan, makamasyarakat serta industri yang akan mendapatkan manfaat besar.”

 




Dalam uji coba tahap kedua ini didukung oleh ZTE dan Quarlcomm. Pengujian diselenggarakan di galeri Smartfren Sabang, Jakarta Pusat.hasilnya terpantau kecepatan koneksi lebih dari 1,8 Gbps di berbagai perangkat Customer Premise Equipment (CPE) seperti Modem dan MiFi 5G.

 

Dalam pengujian kedua ini. perangkat MiFi 5G dihubungkan ke perangkat VR dan AR. Pada kedua perangkat tersebut ditayangkan video VR Wonderful Indonesia milik Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kemudia ada pula pengujian streaming game VR menggunakan laptop Gaming dan perangkat AR untuk menjalankan perintah tertentu.

 

Shurish Subbramaniam, Chief Technology Officer Smartfren mengatakan, “Smartfren selalu mengedepankan pengalaman terbaik pelanggan di dalam setiap inisiatif yang dilakukan. Guna mendukung semua skenario penggunaan 5G yang mewujudkan kecepatan, keamanan, dan koneksi berlatensi rendah sesuai dengan kebutuhan pelanggan dan perusahaan, Smartfren telah menunjukkan kemampuan infrastruktur end-to-end dalam 5G kami. Smartfren juga telah meletakkan pondasi 5G di seluruh negeri, dengan memanfaatkan inti berbasis teknologi cloud, transportasi yang ditentukan oleh pirantil unak. Radio akan diaktifkan sesuai kebutuhan band dan spektrum. Setiap uji skenario yang ditunjukkan di sini menunjukkan kemampuan smartfren untuk memenuhi semua skenario penggunaan 5G termasuk koneksi data berkecepatan tinggi, pendidikan cerdik melalui VR, perjalanan virtual, pemantauan jarak jauh untuk Industri, dan banyak lagi.”


Warren Huang, Chief Marketing Officer, ZTE Indonesia percaya kalau teknologi 5G mampu menciptakan inovasi dan mendorong pengembangan yang lebih baik di berbagai perangkat dan teknologi. Shannedy Ong, Managing Director Qualcomm Indonesia menambahkan kalau mereka menyambut kerja samaKementrian Komunikasi dan Informatika dengan Smartfren dalam mendukung pencapaian indonesia dalam Industri 4.0 dimana 5G memainkan peran penting pada industri dan pengalaman konsumen.

 


Kita sebagai generasi muda juga perlu mempersiapkan diri dalam menghadapi kemajuan industri 4.0. Kalau tidak hari ini mau mulai kapan lagi. Di tengah pandemi mungkin akan menjadi tantangan berat buat kita semua. jadi selain memanfaatkan teknologi, mari kita saling mendukung potensi lokal guna saling mensejahterakan bersama. Karena untuk bangkit aku percaya kita bisa dengan saling mendukung satu sama lain. terutama dengan membeli produk UMKM lokal maupun produk dalam Negeri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Selangkah Lebih Produktif Selama Pandemi

Masa PPKM Darurat tentu tidak mudah untuk sebagian banyak orang. Jadi buat yang masih bisa WFH (work from home) tentunya bisa sangat bersyuk...