Selasa, 28 Desember 2021

6 Perbedaan Pasar Tradisional dan Pasar Modern


6 Perbedaan Pasar Tradisional dan Pasar Modern - Siapa yang suka berbelanja kebutuhan di pasar modern? siapa yang lebih suka pasar tradisional? Atau justru keduanya. Tidak masalah tergantung kebutuhan yang dibeli ya kan?



sebutkan 10 perbedaan pasar modern dan pasar tradisional persamaan dan perbedaan pasar tradisional dan pasar modern 5 persamaan pasar tradisional dan pasar modern
6 Perbedaan Pasar Tradisional dan Pasar Modern


Setelah bercerita tentang pasar tradisional Muncang, Kabupaten Pemlang yang saya datangi setiap hari. Saya ingin menuliskan 'Perbedaan Pasar Tradisional dan Pasar Modern', siapa tahu bermanfaat.

 

Bagaimana dengan apa persamaan pasar tradisional dan pasar modern? Adalah sama-sama mengeluarkan uang sebagai alat tukar pembayaran. Benar begitu? Hehehe ...

 

 

Berikut Ini 6 Perbedaan Pasar Tradisional dan Pasar Modern

 

Cerita Tentang Pasar Tradisional Muncang, Kabupaten Pemalang


Cerita Tentang Pasar Tradisional Muncang, Kabupaten Pemalang - Pasar tradisional terdekat di daerah suami tinggal, adalah pasar Muncang. Nama Muncang merujuk pada nama sebuah Desa yang ada di Kecamatan Bodeh, Kabupaten Pemalang.

 

artikel tentang pasar tradisional cerita tentang pasar tradisional contoh pasar tradisional berita tentang pasar tradisional
Cerita Tentang Pasar Tradisional Muncang, Kabupaten Pemalang



Buat saya yang pernah tinggal di perkotaan gambar pasar tradisional ini, lebih enak dan nyaman. Setiap pembeli saling melempar canda tawa di tengah mereka berjualan. Bahkan seringkali saya menawar harga, padahal ya terhitung harganya jauh lebih murah dibandingkan tempat saya tinggal di Kendal.

 

Contoh pasar tradisional dengan harga murah ya, pernah saya membeli mangga dengan harga Rp5ribu 1 kilogramnya. Murah banget kan? Nah saya membeli 3 kilogram, oleh penjual dikasih harga Rp12.500, yang seharusnya jadi Rp15ribu. Di kota mana bisa harga segini, hehehe ...

 

 

Pengalaman Berbelanja Ikan di Pasar Tradisional Muncang

Jumat, 24 Desember 2021

Kaleidoskop 2021 Bangkit Dari Pandemi

Sekarang ini sudah hampir pergantian tahun ke 2022. Ternyata saya ikut mengalami besarnya perubahan yang terjadi di hampir seluruh dunia. Kalau di jaman dulu ada perubahan besar pada perang dunia 1 dan perang dunia 2. Sekarang ini saya mengalami perubahan gaya hidup karena pandmi Covid-19 yang melanda hampir di seluruh dunia.

 

Kaleidoskop 2021 Bangkit Dari Pandemi


Pandemi Corona yang menyerang sistem pernapasan memuat banyak orang mengenakan masker dan mulai menerapkan pola hidup bersih dengan rajin mencuci tangan hingga pakaian. Hal ini juga mempengaruhi kebiasaan orang dalam berinteraksi hingga jual beli. Yang tadinya bisa bebas berkumpul harus mengurangi kebiasaan itu. Dan akhirnya proses jual beli yang tadinya konvensional dengan datang ke toko atau mall sekarang menjadi marak dengan berjualan online.

 

Memang tidak sepenuhnya mengikuti perubahan yang terjadi namun pandemi banyak merubah gaya hidup seseorang. Dengan banyaknya musibah dan berubahnya gaya hidup, alhamdulillah ada yang masih bisa disyukuri. Pandemi yang datang di awal tahun 2020 memang menjadi pukulan berat untuk banyak sektor, terutama perekonomian.

 

Memasuk tahun 2021 masyarakat mulai beradaptasi dengan keadaan yang ada. banyak terciptanya lapangan pekerjaan baru adalah salah satunya. Berikut ini beberapa hal yang terjadi selama tahun 2021 yang mungkin akan berkesan setelah kamu melewati tahun 2021.

 

Munculnya Lapangan Pekerjaan Baru

 

Dengan banyaknya perusahaan dan pedagang yang gulung tikar, hal ini membuat sebagian orang harus memutar otak agar bisa mengais rejeki. Sosial media menjadi lapangan segar untuk mempromosikan dagangan hingga bakat. Namun tidak semua orang melek akan sosial media. Karena skil yang dibutuhkan, akhirnya banyak orang yang mencari partner maupun karyawan yang bisa mengelola media sosialnya. Untuk skala yang lebih besar, Sosial media analyst menjadi keahlian yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan agar pesan mengenai produk atau jasa mereka bisa sampai kepada calon konsumen potensial.

 

Kegiatan bersosial media menjadi lapangan pekerjaan baru yang bisa digeluti. Dengan banyaknya orang yang menggunakan sosial media, kompetisi juga ikut mengasah kemampuan seseorang agar bisa menyajikan konten yang menarik.

 

Perubahan Gaya Hidup

 

Sebelum Corona, gaya hidup seseorang sering kali bisa dilihat dari pakaiannya atau gawai yang dipakai dalam keseharian. Namun sekarang ini bisa dibilang cukup jauh berbeda. Untuk sebagian orang yang ingin tetap tampil trendi ataupun glamor, masker menjadi salah satu yang bisa dilihat. Tidak sedikit dari kita yang masih berat untuk mengalokasikan dana buat membeli masker mahal. Asalkan memenuhi standar dari kemenkes saja sudah cukup.

 

Namun untuk sebagian orang yang ingin tampil beda bisa saja dengan membeli masker yang tidak hanya sesuai rekomendasi dari pemerintah namun tetap stylish kalau dibawa bepergian. Kemarin saya sempat melihat juga di sosial media kalau ada pengait masker yang terbuat dari emas.

 

Selain masker, banyak juga produsen fashion yang berinovasi untuk membuat pakaian maupun aksesorisnya agar mendukung anjuran pemerintah untuk mematuhi proyek seperti masker kain dan hijab yang meskipun dipakai tetap rapi dengan memakai masker tanpa lepas hijab.

 

Beralihnya Pasar Konvensional ke Media Online

Perubahan jual beli ke dunia online dirasakan oleh semua lini, baik pedagang kecil maupun perusahaan besar. Bahkan kalau diperhatikan sekarang ini warung makan di sekitar kita sudah memiliki pelanggan online nya masing-masing. Dengan dengan perpindahan tersebut, tidak sedikit masyarakat yang belajar mengenai sosial media maupun marketplace untuk memperluas jangkauan pasar mereka. Hal tersebut harus dilakukan karena jika hanya mengandalkan penjualan offline saja, untuk sebagian orang sangat sulit

 
Banyak Yang Tergugah Untuk Membantu Sesama Agar Melek Digital

 

Melek digital menjadi PR berikutnya di negara tercinta ini. Masih banyak yang belum bisa memanfaatkan smartphone untuk berjualan atau berpromosi melalui media sosial. Alhamdulillah banyak anak muda yang mau berbagi ilmunya untuk sesama dan menjalin kerjasama dengan para UMKM dalam pemasaran produknya. #TemanBukaPeluangmu untuk bisa bangkit di masa pandemi.

 

Kaleidoskop 2021 Bangkit Dari Pandemi


Di Indonesia sudah banyak komunitas yang berjuang memberdayakan masyarakat agar melek digital. Termasuk dari Smartfren dengan Teman Kreasi yang diluncurkan pada bulan maret tahun 2021 secara resmi di Bandung Barat. Saat ini teman kreasi sudah tersebar di beberapa kota besar yang ada di Indonesia. Teman kreasi memiliki beberapa program digalakan untuk mengimplementasikan visi misinya. program utamanya yaitu ;

 

  1. Kelas Online melalui media digital bertema pengembangan bisnis
  2. Event hybrid untuk promosi usaha dengan protokol kesehatan ketat
  3. Pendampingan atau Business Coaching secara virtual

 

Untuk mendukung kegiatan dalam dunia digital, Smartfren juga menyediakan Smartfren UNLIMITED yang bisa digunakan 24 jam setiap hari di semua aplikasi. Pilihan paketnya pun bermacam-macam.

 

Kaleidoskop 2021 Bangkit Dari Pandemi


Demikian beberapa rangkuman Kaleidoskop 2021. Mana momen berkesan anda di tahun 2021 ini?

TAHUN BARU SMARTFREN BERIKAN DOUBLE KUOTA DENGAN SMARTFREN UNLIMITED NO DRAMA NO RIBET

Pada januari 2022 ini Smartfren memberikan kejutan menarik dengan meluncurkan program menarik. Double The Fun Double The Happiness. pelangga...