MENU

Selasa, 14 Mei 2019

Sikat Gigi saat Puasa Hukumnya


Sikat Gigi saat Puasa Hukumnya - Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat dicintai, oleh muslim di seluruh dunia. Karena di bulan Ramadhan, umat muslim diwajibkan berpuasa dengan sebulan lamanya. Selain itu banyak pahala dilipatgandakan, dalam bulan suci Ramdhan.


sikat gigi saat puasa sikat gigi saat puasa hukumnya sikat gigi saat puasa apa batal sikat gigi saat puasa batal atau tidak sikat gigi saat puasa menurut islam sikat gigi saat puasa uas sikat gigi saat puasa batal sikat gigi saat puasa membatalkan puasa sikat gigi saat puasa boleh sikat gigi saat puasa boleh gak sikat gigi saat puasa batal ga sikat gigi saat puasa muhammadiyah sikat gigi saat puasa makruh atau tidak sikat gigi saat puasa konsultasi syariah sikat gigi saat puasa dilarang sikat gigi saat puasa menurut uas sikat gigi saat puasa karena lupa sikat gigi saat puasa salaf sikat gigi saat puasa nu online sikat gigi saat puasa apakah gosok gigi saat puasa apa batal


Dalam Islam tata cara puasa, sudah dijelaskan oleh nabi besar Muhammad SAW. Dimulai dari waktu berbukanya, sahurnya, dan apa saja yang boleh dilakukan serta tidak ketika menjalani ibadah puasa.

Bagaimana degan sikat gigi saat puasa dan hukumnya?




Menurut ulama dari jaman dahulu, yang justru dibolehkan setiap saat adalah bersiwak. Tetapi ada juga ulama yang berkata kalau bersiwak, masih tetap ada rasa. Karena dikhawatirkan ada yang masuk melalui mulut.


Ditilik dari berbagai hadist dan percakapan yang diungkapkan oleh paa ulama, bahwa menyikat gigi sebenarnya yidak membatalkan puasa. Asal! Tidak masuk sesuatu ke dalam rongga tubuh atau dalam perut kita. Adalah pasta gigi yang wajib kita garis bawahi, sebisa mungkin diusahakan tidak masuk apalagi bisa merasakan.


Sikat Gigi saat Puasa Apa Batal?


Sementara Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Jika seseorang bersiwak dengan siwak yang basah lantas cairan dari siwak tadi terpisah lalu tertelan, atau ada serpihan dari siwak yang ikut tertelan, puasanya batal. Hal ini tidak ada perbedaan di antara para ulama (Syafi’iyah, pen). Al-Faurani dan yang lainnya menegaskan seperti itu.” (Al-Majmu’, 6: 222).


Tetapi Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah, berpendapat berbeda, “Lebih utama adalah orang yang berpuasa tidak menyikat gigi (dengan pasta). Waktu untuk menyikat gigi sebenarnya masih lapang. Jika seseorang mengakhirkan untuk menyikat gigi hingga waktu berbuka, maka dia berarti telah menjaga diri dari perkara yang dapat merusak puasanya.” (Majmu’ Fatawa wa Rasail Ibnu ‘Utsaimin, 17: 261-262).


Jadi ada baiknya, sebagai muslim yang baik dan taat kita melakukan sikat gigi sebelum adzan subuh berkumandang. Setelah imsak, dan melakukan sikat gigi lagi setelah buka puasa. Agar aman, dari keragu-raguan. Misalnya masih ada yang tersisa, dari pasta gigi atau dari sisa makanan yang terasa ketika pagi hari. Tidak akan merusak puasanya. Semoga dapat membantu bagi kalian yang masih ragu sikat gigi saat puasa batal atau tidak. 



Tidak ada komentar :

Posting Komentar