Maju Bersama Bukalapak #BukaInspirasi


Maju Bersama Bukalapak - Apa yang ada di benak anda saat saya mengatakan “BUKALAPAK”? Merah ? Online Shop ? Iya, Marketplace di Indonesia dengan warna dominan merah ini mungkin sudah melekat di benak anda saat saya megatakan "BUKALAPAK". Sampai saat ini Bukalapak sudah berumur 8 tahun berjalan. Selama itu pula Bukalapak sudah banyak berinovasi.

#BukaInspirasi


Bermula dari forum sepeda Cycling-id, Pertama kali saya mengenal kalau Bukalapak adalah  tempat orang jual beli on-line yang menawarkan rasa aman kepada dua belah pihak.  Di Forum sepeda ada banyak kolom diskusi, salah satunya tentang review seller yang ada di Bukalapak. Berbekal dari situ, saya mulai bisa memilah beberapa seller yang bisa saya percaya untuk saya belanjakan uang saya di Bukalapak. Dengan sistem rekening bersama yang dimiliki, Bukalapak membuka pandangan saya tentang berbelanja online yang awalnya ragu-ragu hingga saya mencoba memberanikan diri untuk berbelanja pertama kalinya.

Saya sering kali mempelajari terlebih dahulu tentang penjual on-line sebelum saya memutuskan untuk membelanjakan uang saya. Dengan maraknya penipuan kala itu, saya cukup lama untuk memutuskan berbelanja di Bukalapak. Review teman teman forum selalu menjadi perhatian utama saya. Ada kalanya seller berpromosi di forum Cycling-id, menawarkan promo mereka di Bukalapak.

Pembelian pertama saya sukses, barang  memuaskan. Mencari parts sepeda balap klasik merupakan sesuatu yang menguras tenaga jika dilakukan secara offline, dan saya mengalami itu, bagaimaan capeknya mencari parts di Pekalongan dan Pemalang yang akhirnya pulang dengan tangan hampa. Sebab, parts sepeda balap jadul hanya ada di kota kota besar seperti Solo, Semarang dan Jakarta. Iya kalau ketemu, kalau enggak ada juga berapa banyak coba biaya untuk pulang pergi Solo - Pemalang.

Parts sepeda balap seperti sepeda impian saya tergolong susah dicari, ya.. sepeda balap jadul. Sepeda impian seorang remaja yang baru bisa menghasilkan uang dengan jerih payahnya. Sangat tidak mungkin jika harus keluar kota untuk sekedar mencari parts sepeda, sedangkan uang saja pas pasan.  Sangking besarnya keinginan memiliki sepeda balap dari dulu, saya memberanikan diri bergabung di forum sepeda, dan akhirnya mengenak Bukalapak.

Dua tahun berlalu, bagian demi bagian sepeda pun akhrinya terkumpul. Siang kerja, malam merakit sepeda. Rutinitas itu saya lakukan seminggu dua kali, kadang sekali. Setiap ada sebagian rejeki saya belanjakan. Sampai akhirnya selesai  dalam 3 tahun. Sepeda rakitan sendiri dengan dorongan kekuatan dari teman teman Cycling-id dan kemudahan yang diberikan bukalapak pun terealisasi, 

Berawal dari parts sepeda, saya memberanikan diri untuk berbelanja produk lain di Bukalapak. Seiring berjalannya waktu, Bukalapak senantiasa berinovasi . Karena seringnya berbelanja di Bukalapak, kurir sampai hafal dengan saya. Dua tahun membuat akun, belum terbesit keinginan saya untuk berjualan, pikir saya, mau jualan apa, produk saja enggak punya.

Melihat banyaknya barang yang sudah saya beli, muncuk lah ide untuk menjual barang tak terpakai di Bukalapak. Alhamdulillah, stem sepeda laku. Itulah produk pertama saya di Bukalapak. Berawal dari situ barang bekas lainnya pun saya pajang di Bukalapak.

Mengenal Komunitas Bukalapak

Dengan banyaknya fitur baru di Bukalapak, saya sebagai pengguna merasa dimudahkan. ada salah satu fitur, namanya Forum Komunitas Bukalapak (sekarang lebih dikenal dengan nama BukaForum). Fitur Komunitas menjadi acuan saya untuk lebih memahami karakter penjual dan pembeli yang ada di Bukalapak. Dari situ pula saya bisa menemukan mana seller yang ramah mana seller yang lebih mengutamakana keuntungan pribadi.

Seringnya berkutat dengan Forum Komunitas, ketemulah postingan tentang Radshow Bukalapak di beberapa kota di Indonesia. Alhamdulillah salah satunya di Pekalongan.  Disitu saya berpikir, ini saatnya saya mengembangkan diri. Siapa tau dengan mengikuri roadshow ini saya mendapatkan ilmu baru dalam berjualan on-line.

Sebulan setelah Radshow ada info kopdar di Pekalongan. Saya mencoba untuk gabung disitu. Dari sana saya semakin matap untuk berkomunitas.  Disambut om Nurhadi ranger Bukalapak Pantura. rasanya senang sekali bisa menjadi bagian dari keluarga Komunitas Bukalapak. Dari situ saya mulai aktif berkomuntas hingga sekarang ini. Bukalapak membuka banyak inspirasi untuk saya. Mulai dari saat saya semangat merakit sepeda hingga saya meniatkan diri untuk berbagi pengalaman dengan teman-teman komunitas.  Banyak kompetisi juga yang diadakan Bukalapak, entah reportase kopdar smaupun lomba desain lakban. kesemuanya membuat orang terpacu untuk kreatif. Lebih tepat rasanya kalau saya mengatakan Bukalapak sudah membuka inspirasi banyak orang.


 #BukaInspirasi




Komentar

  1. Saya juga sudah pakai bukalapak, buat jualin alat buat bikin layangan saya dan lumayan laku, apalagi karena fitur pushnya, bikin jualan jadi cepet laku. Semenjak kenal bukalapak, saya udah familiar banget, karena cara pakenya gampang

    BalasHapus

Posting Komentar